WELCOME TO MY BLOG

Rabu, 30 September 2015

Bahasa Pemrograman C (Bahasa Pemrograman)



Perkembangan bahasa pemograman
Bahasa pemograman di buat dengan tujuan membantu manusia dalam membuat program menggunakan editor tertentu.
Untuk dapat dijalankan di computer tertentu,kode pemograman harus di kompelilasikan terlebih dahulu.
1.      Bahasa pemograman generasi ke satu ( bahasa mesin )
bahasa pemograman generesi ke satu merupakan bahasa pemograman yang sangat dasar dan kuno , bahasa generasi pertama ini sering disebut dengan istilah bahasa mesin, yang berarti bahasa biner: kode-kode mesin hanya dapat di interfenetasikan langsung oleh mesin computer.
kebihan eksekusi cepat,dan kelemahannya sulit di pelajari manusia.
2.      Bahasa Pemograman Generasi Ke Dua Atau Nahasa Assembly
Bahasa pemograman generasi ke dua ini juga sudah mulai di tinggalkan oleh para programmer yang tidak langsung berhubungan dengan perangkat keras, pada dasarnya bahasa ini merupakan bahasa mesin yang disimbolkan dengan bahasa inggris sederhana sehingga memudahkan programmer. Beberapa operator, misalnya MUL spasi untuk perkalian, SUB spasi untuk pengurangan, ADD untuk penjumlahan, DIV untuk pembagian, dll.
Kelebihan exklusi cepat, lebih mudah di pelajari dari pada bahasa mesin, file kecil.
Kelemahan sulit dipelajari, program sangat panjang.
3.      Bahasa pemograman generasi ke tiga
Bahasa  pemograman generasi ke tiga sampai saat ini sering digunakan oleh programmer untuk membuat berbagai aplikasi aras, tinggi, maupun rendah. Pada bahasa pemograman generasi ini mulai dikenal dengan istilah sintaks, bahasa pemograman ini menyediakan banyak kemudahan  dalam pembuatan program, seperti variable, tipe data, konstanta,stuktur control lux, fungsi, prosedur, dll.
Contoh bahasa pemograman generasi ke tiga adalah C, basis, dan pascal.
Kelebihan mudah dipelajari, mendekati permasalahn yang akan dipecahkan, kode pemograman pendek.
Kelemahan ekskusi lambat.
4.      Bahasa Pemograman Generasi Ke Empat
Bahasa pemograman generasi ke empat dibuat untuk menyelesaikan berbagai persoalan pemograman yang kompleks dan fesifik.
Contoh bahasa pemograman generasi ini adalah SQL, HTML, Visual Basis, Delvi, dan vakro. Ada beberapa jenis bahasa pemograman yaitu:
a.       Report generator
b.      Froms generator
c.       Computer aided softwer engeline
d.      Data bases
Kelebihannya beroentasi pada masalah secara langsung, kelemahan sangat fasifik sehingga hanya bisa berfungsi untuk suatu hal tertentu.
5.      Bahasa Pemograman Generasi Ke Lima
Bahasa pemograman ini dipakai agar computer dapat menyelesaikan suatu masalah berdasarkan kontak yang diberikan.
Contoh: prolog, OVs 5, dll
Kelebihannya, sengat sesuai untuk memecahkan masalah sistem cerdas, dan kekurangannya membutuhkan pengetahuan lebih untuk membuat pemograman dengan bahasa level.
Ada beberapa jenis translator bahasa pemograman yaitu:
1.      Assembler
Pada translator assembler terjadi perubahan bentuk dari kode sumber yang berupa bahasa assembly yang merupakan bahasa pemograman generasi ke dua menjadi bahasa mesin yang dapat di eksklusi langsung oleh prosesor tertentu,
2.      Interpleter
Pada interpleter, kode pemograman bersama-sama dengan input dari pengguna  di interpretasikan ( di pahami satu persatu lalu di cocokkan dengan bahasa mesin prosesor tertentu), oelh mesin interpleter hingga dilakukan di computer, seperti menampilkan ke layar monitor, dll.
3.      Compiler
Pada mesin compiler kode pemograman di komplilasikan sehingga menghasilkan bentuk lain yaitu objek kode, yang biasanya berintasi.o, atau .obj. peristiwa ini disebut dengan komplketen.
Contoh: basasi bahasa pascal, C++
Cara Membuat Program
1.      Program merupakan langkah-langkah pertama dilupakan para progremer, contohnya kasusu dapat dilihat pada pemograman perkalian metris dengan menggunakan computer. Pada kasus ini input adalah 2 matris yang sebaiknya disimpan pada aray atau larik 2 dimensi, sedangkan prosesnya adalah rumus mengalikan 2 buah matris dimana rumus tersebut tidak bisa ditentukan secara sembarangan. Jika matris a dan b tidak mengikuti aturan ( m*o )* (o*n), maka kedua matris tidak bisa dikalikan.
2.      Menetukan solusi setelah masalah di definisikan dengan benar maka langkah berikutnya adalah menentukan masalah. Contoh, untuk perkalian matris, kita daopat membagi menjadi beberapa modul: a. modul meminta masukkan 2 buah matris, b. modul mengalikan 2 buah matris, c. modul untuk menampilkan hasil perkalian matris kedua pengguna.
3.      Memilih algoritma dan struktur data, pemilihan algoritma sangat berpengaruh hasil akhir program keseluruhan. Selain algoritma, pemilihan struktur data yang sesuai dengan masalah tertentu sangat berguna sehingga proses pembuatan program dapat berjalan lebih cepat.
4.      Menulis program , pemilihan bahasa program yang mudah dipelajari dan digunakan, dan akan lebih baik lagi jika sudah dikuasai: memiliki tingkat kompliditas tinggi dengan perangkat keras dan platform lain. Sehingga kini hanya dua bahasa pemograman yang dapat diguanakan untuk aplikasi destop, web, mobile.
5.      Menguji program, setelah program dibuat silahkan uji program tersebut dengan segala macam kemungkinan yang ada, termasuk eror, hingga program tersebut benar-benar handal dan layak digunakan.
6.      Menulis dokumentasi, sangat penting pada suatu saat kita akan melakukan perubahan atau membaca sorche kode program maka kita dapat mengingat sehingga dapat memudahkan membacanya.
7.      Merawat program untuk mencegah munculnya bung atau pracat yang sebelunnya tidak terdesi.
Penggunaan Editor IDE Devc++
Penulis memilih menggunakan tool programmer DevC++ untuk mempelajari bahasa C, alasannya adalah: mudah dipergunakan,gratis, standard ANSI, bisa digunakan di windows dan linux, ringan dan cepat, IDE nya lengkap beseta modul-modul tambahan serta file Helpnya.
Penjelasan dan Penggunaan Identifier Serta Tipe Data pada bahasa C
Identifier adalah pemberian nama untuk sebuah obyek, nama fungsi, nama variabel atau penamaan lainnya. Identifier pada bahasa pemrograman C++ bersifat sensitive case, terdiri dari:
1. Huruf ‘A’ sampai ‘Z’
2. Huruf ‘a’ sampai ‘z’
3. Underscore ( _ )
4. Bilangan antara ‘0’ sampai ‘9’
Ketentuan dalam memberi nama identifier pada C++ adalah:
1. Diawali dengan huruf atau underscore (untuk awal).
2. Untuk compiler borland, panjang maksimum 32 karakter.
3. Identifier tidak boleh menggunakan reserved word.
4. Tidak boleh menggunakan karakter-karakter  ~ ! @ # $ % ^ & * ( ) + ` - = { } [ ] : " ; ' < >  ? , . / |
5. Tidak boleh ada spasi
Tipe data
Keterangan
Ukuran
Jangkauan
char
abjad/karakter atau untuk bilangan bulat kecil.
1 byte
signed: -128 to 127
unsigned: 0 to 255
short int (short)
bilangan bulat dengan jangkauan pendek
2 byte
signed: -32768 to 32767
unsigned: 0 to 65535
int
bilangan bulat
4 byte
signed: -2147483648 to 2147483647
unsigned: 0 to 4294967295
long int (long)
integer dengan jangkauan panjang
4 byte
Signed: -2147483648 to 2147483647
unsigned: 0 to 4294967295
bool
boolean, dapat bernilai benar atau salah (true or false)
1 byte
true or false
float
angka dengan titik dan angka dibelakang titik (bilangan cacah)
4 byte
3.4e +/- 38 (7 digit)
double
bilangan cacah dengan ketelitian ganda
8 byte
1.7e +/- 308 (15 digit)
long double
bilangan cacah dengan ketelitian panjang ganda
8 byte
1.7e +/- 308 (15 digit)
wchar_t
karakter lebar, biasa dipakai untuk unicode karakter
2 byte
1 karakter lebar
Keyword Bahasa C
Keyword dalam standar ANSI (American National Standarts Institute) menetapkan sebanyak 32 buah keyword standar. Berikut 32 keyword bahasa C:

Dibuat oleh : Shamaratul Fuadi
Mata kuliah : Bahasa Pemrograman
Prodi : T. Elektro Industri
Universitas Negeri Padang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar